Sunday, 26 January 2014

Dorong Generasi Muda Berprestasi,M Umar Farouk Adakan Nobar Gratis Film 12 Menit Kemenangan Untuk Selamanya

Balikpapan,Roadshow Pemutaran Film 12 Menit Kemenangan Untuk Selamanya berlanjut di Balikpapan.Bekerja sama dengan Komunita Cinta Indonesia,kegiatan Nobar Gratis yang berlangsung Semalam tadi mendapat banyak pujian.

Sambutan penonton di Balikpapan sangat luar biasa, sekitar 400 orang Generasi Muda, berkumpul di XXI E-Walk. Dengan seksama mereka menyimak jalan cerita film 12 Menit Kemenangan Untuk Selamanya. Bapak Isro Umarghani sebagai Wakil Walikota Bontang, dalam konfrensi pers mengatakan “Film ini dapat memberikan inspirasi bagi masyarakat, khususnya Generasi Muda,orangtua, guru dan anak-anak usia sekolah sehingga kami berharap dapat menginspirasi anak-anak Generasi Muda ini untuk meraih Mimpinya.

Kurniawati (20 th), salah satu peserta Nobar Film 12 Menit Kemenangan Untuk Selamanya menyambut baik kegiatan Nobar tersebut, “Alhamdulillah cerita dari film 12 Menit Kemenangan Untuk Selamanya ini akan sangat bermanfaat untuk menambah input kepada generasi muda dalam hal mengejar inpian. Dan saya berharap kegiatan seperti ini dapat dirutinkan”.

Hal serupa disampaikan salah satu pemeran utama dalam Film tersbut Titi Sjuman “, dalam Konfresnsi Persnya beliau memaparkan akan pentingnya sebuah sikap yang benar dalam menghadapi persoalan hidup dan sikap jangan cepat menyerah dengan keadaan. “Sikap kita sangat ditentukan oleh keyakinan yang kita pegang, karena dengan keyakinan yang kuat akan menumbuhkan motivasi positif dalam setiap tindakan kita”.

Kegiatan ini juga mendapat sambutan baik dari Pembina Koumunitas Cinta Indonesia (KCI), M Umar Farouk. “Kita lihat trend film sekarang sangat banyak bermunculan yang bersifat edukatif,inspirasi dan membangun karakter.Kalau kita lihat dulu ada film Laskar Pelangi,Sang Pemimpi dan banyak lainnya kini kita disuguhi lagi dengan Film yang sangat baik penuh inspirasi yaitu 12 Menit Kemenangan Untuk Selamanya,selanjutnya beliau mengatakan,Film Karakter seperti ini sangat dibutuhkan oleh generasi muda,karena kita sama-sama menyaksikan banyak generasi muda sekarang yang kehilangan masa depannya,kurang semangat dan rusak akibat pergaulan yang salah.”

Beliau juga menegasan kepada Pemuda/i Balikpapan agar meniru prestasi Pemuda/i Bontang,” saya mendorong generasi muda Balikpapan juga mampu membuat prestasi yang membanggakan seperti anak-anak dari Bontang.Lanjut Tokoh Balikpapan yang juga merupakan Caleg DPRD Kota Balikpapan Dapil Selatan Nomor Urut 1 ini.

Beberapa masyarakat juga menyambut baik, dan meminta pemutaran film tersebut di daerah mereka masing-masing. Menurut Isro Umarghani sebagai Wakil Walikota Bontang yang juga ikut Memproduseri Film ini mengatakan,”memang rencananya kegiatan roashow Film ini akan terus berlanjut ke kota-kota lainnya yang ada di Indonesia terutama di Kalimanan Timur. “InsyaAllah, tinggal menyesuaikan waktunya saja, karena ini film bukan hanya milik Bontang tapi juga milik Kalimantan Timur” papar Bapak yang uga merupakan Politisi PKS ini menutup perbincangan dengan kami. (SF)

www.pks.balikpapan.org

Monday, 13 January 2014

Sahabat PKS kembali menyapa Minggu Ceria warga

Balikpapan,Sahabat PKS kembali meriahkan Minggu Ceria anda,kumpulan anak muda PKS yang tergabung di Generasi Muda dan Profesi (GMPRO) DPD PKS Balikpapan turun lagi Minggu Sore (12/1/14) di Lapangan Merdeka.

Seperti kegiatan Minggu Ceria sebelumnya,PKS kali ini turun dengan games seru dan hadiah yang menarik tentunya.”PKS – Pasti Kita Sehat,Pasti Kita Suka”,teriak Kordinator Minggu Ceria Akhina Julyar Prasetyo.Kader muda PKS yang semangat ini juga mengatakan “Kedepan Minggu Ceria akan tampil dua kali yaitu di Pagi hari dan Sore hari di hari Minggu tiap pekannya”.

Ratusan pemuda terlihat sangat antusias mengikuti berbagai games yang telah disediakan oleh panitia aksi Minggu Ceria,ada Lempar Gelang,Darts dan Tendang Bola.Hadiahnyapun cukup menjanjikan ada TV LCD,Smartphone,Tab dan hadiah hiburan seperti power bank,flash disc,speaker aktive dan aneka makanan ringan lainnya.

Saya himbau kepada seluruh pemuda balikpapan untuk mencobanya,datang pekan depan,jangan ragu,ini gratis,dan menyehatkan tentunya,ujar Julyar. (SF)

www.pksbalikpapan.org

PKS itu nomer kecil bu... :)

“Permisi ya bu, saya minta waktu ibu beberapa menit kedepan,” demikian saya membuka pembicaraan di depan teras rumah seorang ibu separuh baya sementara tangannya masih memegang kain lap tampaknya barusan dari dapur.

“Maaf bu jika saya mengganggu waktu ibu dipagi hari ini,” karena mimik wajahnya belum benar-benar menerima kedatangan saya.

“Saya kader PKS bu, hari ini kami sedang program turun sosialisasi bu,” saya perkenalkan diri kepadanya.

“Iya, nda apa-apa kebetulan sudah selesai masak,” jawabnya datar, sambil menyipitkan matanya melihat saya, mungkin mata beliau rada rabun, namun setidaknya sambutan itu sudah ada dan bagi kader PKS pantang menyerah dalam Direct Selling.

“Ibu tahu bulan April ini kita ada pemilihan umum ?” tanyaku seperti petugas sensus sambil saya mengambil contoh kertas suara dari KPU.

“Belum tahu, oo kita mau pemilu lagi kah?” jawabnya dengan nada khas suku sama dengan saya.

Akhirnya saya mencoba memakai bahasa daerah sedikit kepadanya dan Alhamdulillah responnya jadi lebih baik, setidaknya pembicaraan saya kedepan bisa lebih mudah.

“Bu, nanti kertas suara kita seperti ini dan sekarang sudah tidak selebar tahun 2009, karena partainya sudah tinggal sedikit jumlah partainya bu,” sambil saya sodorkan contoh surat suara tersebut di hadapannya. Dia hanya serius melihat kertas suara tersebut dan tetap sambil mengkernyitkan matanya agar bisa melihat jelas.

Belum lagi sempat saya jelaskan kepadanya, dia kemudian mengatakan membuat saya dan kang Yudi yang menemaniku menjadi kikuk, “Kalau saya itu selalu memilih nak, tidak pernah saya tidak memilih dan saya selalu memilih yang nomor-nomor kecil saja”, kini.sang ibu itu yang mengambil alih pembicaraan dan kini kami di panggil nak…, he..he tampaknya si ibu ini masih teringat pemilu dengan 3 parpol saja.

“Saya juga nak, tidak pernah dipengaruhi siapa-siapa, pokoknya saya memilih yang nomor kecil nak!”, tambahnya menjelaskan lagi. Saya sudah mulai berpikir mengclossing ibu ini, soalnya dia cuma mau memilih nomor yang kecil.

“Tabe’ (permisi -bahasa indonesianya-) bu, kalau begitu beginimi saja ibu, karena ibu sudah terbiasa pilih nomor kecil, nah kebetulan sekali bu PKS di nomor kecil, nomor 3 ini gambarnya,” sambil saya tunjukkan di kertas suara. Kini dia lebih memperhatikan, “Jadi bu, ajanaa muluppuaiki di nomoro 3!” artinya kalau begitu jangan lupa nanti nomor 3, untuk meyakinkannya dengan bahasa daerah seperti sabda nabi saw : berbahasalah dengan manusia dengan bahasanya.

Sang ibu kemudian bilang, “PKS nomor kecil di?” (kata ‘di’ khas bahasa sini ‘apakah PKS nomor kecil?’) lantas kujawab “3 itu nomor kecil bu!”.

Dia kemudian menganggukan kepalanya dan setelah itu kang Yudi serahkan kalender kepadanya, kemudian kami berdua pamit untuk jalan lagi, dengan senyum dan salam kepadanya.

Selang beberapa langkah beliau melepas kami dengan ucapan, “Salamaki’ nak”, artinya selamat untukmu nak.

Setelah agak jauh, saya berseloroh ke akh Yudi, “Kang mungkin inilah yang di bilang bertemunya kebiasaan dengan takdir, bahwa kebiasaan sang ibu coblos nomor kecil dengan takdir PKS di nomer yang kecil. Ayo kita jalan lagi, mungkin disana masih banyak seperti ibu Hasnah..”

*by Syukri Wahid
~serba serbi DS di gunung samarinda~

www.pksbalikpapn.org

Saturday, 11 January 2014

LT1B DPC PKS Balikpapan Kota 12 January 2014

Pada LT1B hari ini (12 January 2014) dihadiri kurang lebih 50 orang dari ikhwan dan akhwat.

Acara ini diawali dengan Tilawah Qur'an, kemudian dilanjutkan dengah taujih dari ust Hakeem Mubarak. Beliau banyak memberikan pandangan serta motivasi untuk pemenangan di tahun 2014.

Dalam penyampaiannya, beliau sering menyelipkan sedikit candaan ringan dimana isinya merupakan realita yang terjadi di lapangan. Beliau juga menceritakan bagaimana perjuangan orang-orang terdahulu yang bisa diambil pelajarannya di masa sekarang.

Sebagi penutup dari taujih diatas, beliau kembali mengajak kepada para kader untuk giat menawarkan profil CAD kepada masyarakat melalui Direct Selling.

Setelah taujih disampaikan, maka sesi selanjutnya adalah tanya jawab. Dari pihak akhwat, ada yang menambahkan bagaimana kerutinan dari Bidpuan (bidang perempuan) untuk melakukan direct selling. Diharapkan dari akhwatnya bisa lebih kompak dan rutin lagi dalam melakukan direct selling.

Dari ikhwannya juga mengharapkan akan kehadiran setiap caleg pada acara LT1B. Sehingga setiap program atau informasi pemenangan terbaru bisa di dapat oleh setiap caleg.

-RW-